Tim Jetschool Academy · 30 September 2026
Anthropic tengah menyiapkan penawaran saham perdana (IPO) yang bisa menilai perusahaan pengembang Claude ini di atas US$2 triliun. Namun sebelum genta IPO berbunyi lebih keras, berkas prospektusnya bocor dan menyingkap angka-angka yang biasanya tertutup rapat: rugi bersih US$42 miliar pada 2025, berbanding pendapatan yang melonjak dua belas kali lipat menjadi hampir US$4,6 miliar.
Reuters, yang melaporkan kebocoran dokumen itu pada 28–29 September 2026, mencatat Anthropic menolak berkomentar. Angka-angka di dalamnya memperlihatkan betapa mahalnya balap lari membangun model AI frontier — sekaligus betapa rapatnya Anthropic bergantung pada beberapa raksasa teknologi.
Titik paling sensitif dari berkas itu adalah komposisi penjualannya. 47 persen penjualan tahun lalu dirutekan ke pelanggan melalui mitra cloud Amazon dan Google (Alphabet), menurut salinan prospektus yang dilihat Reuters. Hampir seperempat pendapatan 2025 juga berasal hanya dari dua pelanggan.
Berkas itu menghitung komitmen belanja sebesar US$518 miliar untuk cloud, komputasi, dan infrastruktur dalam tahun-tahun mendatang. Pada 2025 saja, Anthropic membelanjakan US$7,33 miliar untuk komputasi — tiga kali lipat dari level 2024. Faktor risiko dalam prospektus bahkan memperingatkan bahwa banyak klien terbesarnya tidak terikat kontrak jangka panjang, artinya aliran pendapatan itu bisa berpindah kapan saja.
Dari rugi bersih US$42 miliar pada 2025, sekitar US$34 miliar di antaranya adalah biaya akuntansi — pencatatan kenaikan nilai pembiayaan yang berpotensi berubah menjadi saham Anthropic, bukan uang yang benar-benar terpakai menjalankan bisnis. Rugi operasional murni mencapai US$8,06 miliar, melebar dari US$2,98 miliar pada 2024.
Momentum IPO sendiri diperkirakan tertunda sampai setelah pemilu parlemen AS pada November 2026, menurut sumber yang dikutip Reuters. Jika terwujud, valuasi di atas US$2 triliun akan lebih dari menggandakan valuasi US$965 miliar yang diumumkan Anthropic pada Mei lalu — angka yang membuat IPO ini berpotensi menjadi salah satu yang terbesar sepanjang sejarah.
Langkah Anthropic bergerak di saat IPO OpenAI bahkan disebut tertunda ke 2027. Pertarungan modal raksasa AI kini bukan lagi soal siapa paling pintar membuat model, melainkan siapa mampu membayar tagihan komputasinya — dan meyakinkan pasar bahwa ketergantungan pada mitra besar bukan bom waktu. Lihat juga: Sam Altman Siap Perlambat Pengembangan AI, IPO OpenAI Ditunda ke 2027.
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program