Tim Jetschool Academy · 30 Juli 2026
Jakarta — Sebuah laporan internal Uber mengungkapkan fakta mengejutkan: perusahaan ride-hailing terbesar dunia itu telah menghabiskan seluruh anggaran AI 2026 mereka hanya dalam 4 bulan pertama. Fenomena ini bukan cuma terjadi di Uber — banyak perusahaan besar berlomba mengadopsi AI untuk menjaga daya saing.
Uber mengalokasikan dana besar untuk integrasi AI di berbagai lini bisnis: otomatisasi customer service, optimasi rute dengan machine learning, personalisasi pengalaman pengguna, dan pengembangan AI agent internal. Lonjakan adopsi ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi proyek eksperimental — tapi core infrastructure yang langsung berdampak ke bottom line.
Fenomena Uber ini mencerminkan tren global: perusahaan yang nggak cepat mengadopsi AI akan tertinggal. SAP baru saja memangkas target profit 2026 karena biaya push AI. Artinya, AI bukan biaya — tapi investasi wajib untuk bertahan. Kabar baiknya: UKM dan pebisnis lokal sekarang bisa mulai tanpa budget miliaran. Workshop Zero Human Company ngajarin bikin 6 AI Agent sendiri — mulai dari Rp225rb.
Kalau Uber rela habiskan budget setahun dalam 4 bulan demi AI, artinya: AI udah jadi kebutuhan pokok bisnis. Nggak perlu nunggu punya budget besar — mulai dari Agent kecil yang handle chat pelanggan, bikin konten, follow-up leads. Semua bisa dibuat sendiri di workshop 3 jam.
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program