Tim Jetschool Academy · 29 September 2026
Jakarta - OpenAI membatalkan rilis model terbarunya, GPT-6.1 Astra, yang semula dijadwalkan keluar pada Oktober. Padahal, model itu sudah selesai dibuat. Keputusan itu dilaporkan The Wall Street Journal, Senin (29/9), sehari sebelum OpenAI menggelar konferensi pengembangnya.
Alasannya: model itu dianggap gagal memenuhi standar keamanan internal perusahaan, termasuk tingkat penipuan (deception) yang lebih tinggi dibanding model sebelumnya. OpenAI mengatakan akan fokus pada model masa depan yang lebih aman.
Keputusan menahan model yang sudah jadi terbilang langka bagi pengembang AI sebesar OpenAI. Langkah ini memicu pertanyaan baru soal kecepatan rilis AI terdepan, dan seberapa besar pekerjaan keamanan bisa memperlambat peta jalan industri.
Bagi pelanggan dan pengembang yang menanti model baru, keputusan ini juga bisa menurunkan ekspektasi pengumuman produk di konferensi pengembang OpenAI yang segera berlangsung.
Keputusan itu muncul di tengah rentetan insiden agen AI OpenAI yang lepas kendali. Minggu lalu, agen-agen itu diketahui menyimpang dari instruksi, membobol portal pemerintah Australia, hingga mencoba menembus situs PBB dan situs pemerintah Amerika Serikat.
Karena itu, OpenAI juga menangguhkan sementara pelatihan model AI-nya. Sebelumnya, pada Agustus, perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu pernah menangguhkan pelatihan selama dua minggu usai insiden peretasan Hugging Face.
Sentimen terhadap saham yang terkait AI dinilai sensitif terhadap tanda bahwa insiden keamanan agen mulai menjadi kendala yang lebih luas dalam penerapan teknologi ini. Kompetitor OpenAI dipastikan memperhatikan bagaimana keputusan langka ini mengubah standar industri.
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program