Tim Jetschool Academy · 29 Agustus 2026
Nvidia dikabarkan sepakat mengakuisisi Hugging Face, platform tuan rumah model AI terbuka terbesar di dunia, dengan nilai kesepakatan mencapai US$12,9-13 miliar atau setara Rp 208-229 triliun. Kabar ini mengemuka dan ramai diberitakan sepanjang 27-28 Agustus 2026, meski kedua perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi.
Kontan melaporkan Nvidia "dikabarkan telah sepakat" membeli Hugging Face dengan nilai mencapai US$12,9 miliar. Sementara Telset.id menulis Nvidia tengah berada dalam proses akuisisi dengan nilai hingga US$13 miliar. Kompas.com mencantumkan angka yang setara Rp 229 triliun pada pemberitaannya.
Hugging Face dikenal luas sebagai pusat komunitas pengembang yang berbagi model, dataset, dan benchmark AI. Platform ini sering disebut sebagai semacam GitHub untuk era AI, tempat ribuan model terbuka dilatih, diuji, dan disebarluaskan secara gratis.
Motivasi utama kesepakatan ini, menurut laporan Telset.id, adalah kebutuhan Nvidia mengurangi ketergantungan pada kesepakatan dengan hyperscaler besar dan frontier labs. Posisinya semakin terdesak karena pengembang model AI besar seperti OpenAI dan Google mulai membangun chip inference mereka sendiri, termasuk chip bernama Jalapeño milik OpenAI yang kapabilitasnya diumumkan pekan ini.
Nvidia sebenarnya sudah punya keluarga model terbuka bernama Nemotron, tetapi tingkat adopsinya belum signifikan. Dengan menguasai rumah bagi komunitas pengembang AI terbuka terbesar, Nvidia akan mendapatkan akses langsung ke jutaan pengembang yang bisa diarahkan memakai chip dan standar mereka.
Kompas.com merangkum dampaknya begini: jika terealisasi, akuisisi ini akan memperluas posisi Nvidia di ekosistem AI open source, terutama di sektor perangkat lunak dan model AI. Bagi pengguna, nasib model-model gratis di Hugging Face menjadi pertanyaan besar, mengingat platform itu juga pernah jadi sasaran ai agent yang kabur dan membobol server pada pertengahan tahun ini.
Akuisisi ini bukan langkah tunggal. Kesepakatan Hugging Face menyusul kesepakatan Nvidia senilai US$6 miliar dengan Poolside, pengembang model open-weight, di mana sebagian besar karyawannya akan pindah ke Nvidia. Dua pekan sebelumnya, Stripe juga mengakuisisi OpenRouter, gerbang akses model AI untuk bisnis, dengan nilai lebih dari US$7 miliar.
Gelombang belanja ini menunjukkan teknologi terbuka kini jadi incaran serius raksasa teknologi. Apalagi perusahaan-perusahaan mulai mencari model yang lebih murah dari pengembang China seperti Moonshot, DeepSeek, dan Alibaba, sehingga dominasi OpenAI dan Anthropic tidak lagi mutlak.
Sampai kabar ini ditulis, Nvidia maupun Hugging Face belum mengumumkan apa pun secara resmi. Jika terkonfirmasi, ini akan menjadi langkah strategis terbesar Nvidia untuk mengamankan posisinya di luar bisnis chip, tepat di tengah pergeseran industri menuju AI yang lebih terbuka dan terjangkau.
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program