Tim Jetschool Academy · 20 Oktober 2026
JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi meluncurkan Large Language Model (LLM) dengan 27 miliar parameter di ajang Bali Tech Week 2026, Sanur, Bali, Senin (19/10/2026). Model bahasa buatan Indonesia ini dirilis secara open source dan gratis, siapa pun bisa memakainya mulai dari mahasiswa, startup, UMKM, hingga instansi pemerintah.
Yang membedakannya dari model AI luar negeri, LLM ini dilatih untuk memahami konteks lokal Indonesia, termasuk bahasa daerah seperti Jawa, Sunda, Bali, dan Batak, serta singkatan dan istilah informal yang dipakai masyarakat sehari-hari.

CEO Grup GoTo Hans Patuwo mengatakan masyarakat Indonesia selama ini sudah terbantu dengan AI buatan luar negeri, tetapi negara ini tetap butuh sistem yang dibangun sendiri.
"Di GoTo, kami berupaya menjawab tantangan ini dengan mengembangkan AI yang relevan secara lokal bagi para pengguna kami. Membuka akses model ini kepada publik adalah cara kami berkontribusi untuk negara," ujar Hans di Bali Tech Week 2026.
Ia menegaskan model ini disediakan tanpa biaya. "Siapa saja, mulai dari startup lokal di Bali, pelaku bisnis, kampus, institusi publik, hingga UMKM, dipersilakan untuk memanfaatkannya," imbuhnya.
Dengan kapasitas 27 miliar parameter, model ini sengaja dibuat tetap ringan untuk dioperasikan. Hans menjelaskan server milik kampus atau startup bisa menjalankannya secara mandiri tanpa harus menyewa pusat data yang mahal.
Dalam praktiknya, model ini bisa jadi dasar berbagai fitur seperti tanya jawab otomatis, perangkum dokumen, hingga sistem penerjemahan. Mahasiswa bisa memakainya untuk proyek penelitian, sementara startup dapat membangun layanan digital tanpa melatih model bahasa besar dari nol.
Proses pelatihannya memanfaatkan teks berbahasa Indonesia dan bahasa daerah yang bersumber dari media, situs publik, dan perguruan tinggi. GoTo juga melibatkan mahasiswa dari tujuh kampus di berbagai daerah, termasuk Universitas Udayana, untuk ikut mengembangkan sistem ini bersama tim internal perusahaan.
Peluncuran ini sejalan dengan visi Indonesia Digital 2045 yang ditargetkan pemerintah. Bagi GoTo, Bali Tech Week dipilih bukan sekadar lokasi acara, melainkan bagian dari ekosistem yang ikut membentuk masa depan AI Indonesia yang berakar pada bahasa, budaya, dan kebutuhan lokal.
"GoTo berkomitmen membangun teknologi yang berpusat pada kebutuhan lokal, membuka akses bagi inovasi publik, dan membekali lebih banyak talenta Indonesia dengan keterampilan agar mampu merancang teknologi AI mereka sendiri," tutup Hans.
Bagi pelaku usaha kecil, ketersediaan LLM lokal yang gratis ini membuka peluang nyata: membangun chatbot layanan pelanggan atau asisten internal kini tidak lagi bergantung pada model berbayar dari luar negeri.
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program