Tim Jetschool Academy · 17 September 2026
OpenAI resmi membawa ChatGPT selangkah lebih jauh ke dunia periklanan. Rabu (16/9), perusahaan di balik chatbot itu mengumumkan Sponsored Agents, format iklan baru yang menempatkan agen AI langsung di dalam percakapan pengguna, bukan sekadar menempel banner di sisi layar.
Fitur ini baru diuji dengan sejumlah pengiklan terpilih di Amerika Serikat. Iklan biasa sendiri sudah berjalan di ChatGPT sejak awal tahun, tetapi Sponsored Agents menandai lompatan yang jauh lebih besar: iklan yang bisa berbicara dan melayani.
Cara kerjanya sederhana. Saat pengguna melihat iklan yang relevan, ia bisa memilih memulai percakapan baru dengan agen milik bisnis tersebut. Percakapan itu diberi label jelas sebagai konten bersponsor dan berdiri terpisah dari obrolan asli pengguna maupun jawaban independen ChatGPT.
“Sponsored Agents memberi pengguna pilihan untuk menggali lebih dalam,” tulis OpenAI dalam pengumuman resminya. “Pengguna bisa menjelaskan apa yang penting bagi mereka, mengajukan pertanyaan lanjutan, lalu membuka tautan situs bisnis ketika siap melangkah ke tahap berikutnya.”
Partner pertama yang diumumkan adalah Angi, marketplace jasa perumahan asal Amerika Serikat. Lewat kerja sama itu, pengguna bisa bergerak dari mengobrol soal keran bocor di dapur langsung ke memesan tukang pipa terdekat tanpa keluar dari aplikasi. Dalam pengumumannya, Angi menyebut pemilik rumah kini bisa “langsung dari membahas proyek rumah di ChatGPT ke terhubung dengan tukang lokal yang terampil”.
Rilisan ini datang bersama seperangkat alat baru. Pengiklan kini bisa menyusun iklan hanya dengan menulis prompt di ChatGPT Work, memakai alat kreatif AI terbaru di Ads Manager, serta menghubungkan akun mereka ke Shopify dan HubSpot. Integrasi Shopify sendiri baru tersedia untuk merchant di Amerika Serikat, dengan rencana pembukaan internasional pada akhir bulan ini.
Angka pertumbuhannya tidak kecil. Per 31 Agustus, OpenAI mengklaim bisnis ChatGPT Ads sudah mencapai run-rate pendapatan 1 miliar dolar AS per tahun dengan puluhan ribu pengiklan. Jangkauan iklan juga baru saja diperluas ke India, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara.
Hingga kini OpenAI belum membuka daftar pengiklan yang ikut uji coba Sponsored Agents, termasuk soal harga penempatannya. Yang jelas, perusahaan menjanjikan lebih banyak alat pemasaran berbasis AI dalam beberapa pekan ke depan.
Yang perlu dicatat, percakapan dengan Sponsored Agents pada dasarnya adalah materi promosi. Meski diberi label jelas, bentuknya yang mirip obrolan biasa membuat batas antara saran netral dan penawaran bisnis terasa lebih tipis dibanding iklan banner.
Bagi pengguna Indonesia yang rutin memakai ChatGPT untuk mencari rekomendasi produk dan jasa, pergeseran ini layak dicermati. Sementara bagi pelaku usaha kecil, pintu baru itu juga terbuka: iklan di ChatGPT kini bisa dikelola langsung lewat Shopify atau HubSpot tanpa peralatan tambahan.
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program