Tim Jetschool Academy · 4 Oktober 2026
Amerika Serikat menangkap seorang pengusaha di California yang diduga menyelundupkan server senilai lebih dari US$300 juta (sekitar Rp4,7 triliun) berisi chip Nvidia ke China. Kasus ini menguak celah besar dalam aturan kontrol ekspor chip AI paling ketat di dunia.
Tersangka bernama Greg Lui, 38 tahun, CEO perusahaan penjual komputer Earthmade Computer. Ia ditangkap kementerian Kehakiman AS (DOJ) pada Kamis, 1 Oktober 2026, atas tuduhan mengirim server kelas atas berisi GPU Nvidia yang dilarang diekspor ke China.
Jaksa menuduh Lui memakai dokumen palsu untuk menyamarkan pengiriman. Server-server itu dikirim ke pembeli bernama palsu di negara Asia Selatan seperti Malaysia dan Singapura, padahal sebenarnya ditujukan ke China. Chip yang diselundupkan antara lain GPU A100 dan H100 milik Nvidia, komponen yang sejak lama dibatasi ekspornya karena kekuatan komputasinya untuk AI.
Berdasarkan dokumen dakwaan yang dirilis media AS, Lui bersekongkol dengan jasa ekspedisi kargo di beberapa negara untuk mengalihkan rute pengiriman. Asal pengiriman sengaja dibuat terlihat sah, sementara tujuan akhirnya adalah China.
Lui menghadapi tiga dakwaan dan bisa dipenjara lebih dari 20 tahun jika terbukti. Jaksa juga meminta tersangka ditahan tanpa jaminan karena dianggap berisiko kabur ke luar negeri.
Kasus ini bukan yang pertama. Pejabat AS menyebut Nvidia selama ini dianggap kurang waspada terhadap sinyal transaksi mencurigakan, dan diperkirakan miliaran dolar chip masih mengalir ilegal ke China lewat jaringan penyelundupan global.
Perang dagang AS-China membuat chip AI kelas atas seperti A100 dan H100 jadi komoditas paling diburu. Keduanya menjadi tulang punggung pelatihan model kecerdasan buatan besar, dan China terus mencari jalan pintas untuk memperolehnya setelah pemerintah AS melarang penjualannya secara resmi.
Belum ada komentar resmi dari Nvidia terkait penangkapan ini. Namun kasus Lui menunjukkan kontrol ekspor yang selama ini diandalkan AS jauh dari sempurna: selama chip AI bernilai tinggi, jaringan penyelundupan akan terus mencari celah.
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program